>PEREDARAN BULAN MENGELILINGI MATAHARI

>

Keterangan Gambar : Lintasan Bumi mengelilingi matahri dan lintasan bulan mengelilingi bumi. Garis simpul adalah garis nn’. Fase bulan baru terjadi pada waktu kedudukan bulan berada dalam arah yang sama dengan matahari dilihat dari bumi, dan gerhana matahari akan terjadi apabila fase bulan baru terjadi pada titik simpul n’.

Benda langit yang paling dekat ke bumi adalah bulan. Bulan ini merupakan satelit bumi. Ia beredar mengelilingi bumi dalam waktu 27,32166 hari ( 27h 7j 43m 11,42d ). Waktu edar ini di kenal dengan nama periode sideris. Selain beredar mengelilingi bumi, bulan juga berotasi mengelilingi sumbunyadengan periode yang hamper sama dengan periode siderisnya. Akibatnya, Bagian bulan yang menghadap kebumi akan selalu sama. Demikian pula halnya dengan bumi yang dikenal sebagai salah satu planet matahari yang beredar mengelilingi matahari dengan periode 365, 256366 hari ( 365h 6j9m10,02d ). Bidang lintasan bulan mengelilingai matahari dan bidang lintasan bumi mengelilingi matahari ( bidang ekliptika ) ini tidak tepat berada dalam satu bidang melainkan miring, dengan variasi kemiringan antara 40 57’ sampai 5 20’. Akibat kemiringan ini terdapat dua titik potong antara lintasan bulan mengelilingi bumi dengan bidangan ekliptika. Titik potong ( Simpul ) ini dalam astronomi dikenal dengan Ascending Node ( Uqdah Jauzahar ) dan Descending Node ( Uqdah Naubahar ).

Pada gambar diatas ini akan akan ditunjukan lintasan bulan mengelilingi bumi dan lintasan bumi mengelilingi matahari. Dari gambar ini titik simpul di nyataka dengan n dan n’.

Dalam berevolusi mengelilingi bumi , pada suatu saat bulan akan berada pada arah yang sama dengan matahari, pada saat ini Fase bulan baru ( New Moon ) atau saat konjungsi atau Ijtimak. Sedangkan kebalikannya yaitu saat bulan berada pada arah yang berlawanan dengan matahari di sebut Fase bulan purnama ( Full Moon ), Pada Fase New Moon seluruh bagian bulan yang gelap akan menghadap ke bumi. Sementara itu pada Fase Full Moon, seluruh permukaan bulan yang terang akan menghadap ke bumi.

Dan masih banyak yang belum dibahas di dalam hal ini, tapi sementatra ini saya sampakan disi sini aja dulu, kalau bulan pulnama akan dating lagi insya Allah akan kita lanjutkan tulisan ini,….

Dikutip dari Buku : Ilmu Falak Perjumpaan Khazanah dalam Islam dan Sains Modern, DR. Susiknan Azhari, M.A. Suara Muhammadiyah. Yogyakarta: 2007 Cet II.

Pkl 01:05 WIB.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s