Galeri

Selamat Pengantin Baru Serta Menempuh Hidup Baru Ukhti Itnawati, S.Pd.I

Aek Hitetoras, 12 Januari 2013

 10117_1170659718163_1578092914_424540_587492_n

اَلسَّــلَامُ عَلَيـــكُمْ وَرَحْمَـةُاللَّهِ وَبَرَ كَا تُـــةْ

“Saat yang paling indah sepanjang kehidupanmu adalah saat kau duduk bersanding dua dipelaminan, namun itu pula saat-saat yang sangat menyakitkan bagiku, hingga bibir inipun tak kuasa untuk mengucapkan kata-kata”

بِـسْـــــــِم اللَّهِ الّرَحْمَـــنِ الَّرَحِيـْــــــِم

ِAlhamdulillah, sudah sekian lama digempur kekalutan, akhirnya daku dapat kembali bermain di Blog ini…….
Baru terasa bagiku kini, bahwa tidak adil rasanya jika daku harus berdiam diri tanpa mengucapkan sepatah kata apapun kepadamu melalui tulisan ini, setelah semua teman-teman terbaik ku yang telah menikah satu-persatu telah kusebut namanya dalam tulisan-tulisanku sebelumnya. Tak ingin diriku larut dalam kesedihan dan kebencian hanya karena dirimu telah memutuskan pilihanmu untuk menikah dengan pria pilihan hatimu. Jujur,…Walau terkadang ingin aku membencimu, akan tetapi daku tak mampu untuk melakukan itu, entah apa, entah bagaimana seharusnya sikap ini kupaparkan kepada setiap pasangan bola mata yang melirik padaku, dan pada setiap lisan yang selalu membuat pekak telingaku…

Jauh sebelum ku ucapkan nantinya do’a untukmu dan suamimu tercinta, daku sedikit ingin mengajak jari-jemari ini berjalan-jalan sembari menelusuri dan menuliskan setiap jejak yang telah dilaluinya. Bahwa kau adalah sesosok wanita yang telah lama daku kenal. Dengan segala kekurangan dan kelebihanmu, kau telah memberikan warna pada setiap liku-liku kehidupanku sejak empat tahun silam. Saat kau senang, daku ikut bahagia, saat kau sakit, daku ikut kawatir, dan begitu pula sebaliknya. Lebih dari itu kaupun rela melakukan apa saja demi kesembuhanku saat aku terbaring lemas di perbaringanku waktu itu.

Atas semua yang telah kau berikan padaku mulai dari sebesar apapun dan sekecil apapun itu, semuanya telah aku terima dengan senang hati tanpa rasa menolak sedikitpun. Begitupula lah harapanku padamu adik ku, apapun yang telah kau terima dariku dari mulai dari sebesar apapun dan sekecil apapun itu, kuharapkan engkau dapat menerimanya dengan apa adanya. Baik itu rasa cinta, rasa kasih dan sayang, rasa peduli, rasa benci, rasa marah, rasa sedih, atau bahkan semua yang berbentuk materil. Semua itu kau berikan padaku dan kuberikan padamu tanpa sengaja dan tanpa kita sadari hingga bertahun-tahun lamanya.

Tangan telah seirama berayun, dan hentakan kaki telah serentak melangkah, begitu juga kata-kata telah lama satu ungkapan satu tujuan. Namun saat-saat tertentu diantara kita pernah terdapat ayunan tangan yang tak seirama, langkah kaki yang tak serentak menghentak, dan bahkan kata-katapun pernah terungkap dengan arah yang berbeda. Jelas tak dapat dipungkiri jika hal itu terjadi pada kita berdua. Nah…!! Pada kesempatan inilah jari-jemari ini kembali mengajak hatiku untuk dapat mengulurkan tangan memohon izin dan maaf darimu serta halal bagiku atas amal baik dan buruk yang pernah kuhadapkan padamu selama ini. Lebih dari itu, kuletakan hati kecil ini dibawah hatimu agar kau dapat memberikan kehalalan atas amal baik dan buruk ku selama bersamamu.

Keputusanmu bukanlah kehendak hatimu, keihklasanku bukanlah kehendak hatiku,. Semua itu takdir Allah, ketentuan Robb yang telah tertulis di lauhul mahfuz yang telah berjalan menggelinding dan melintasi zona-zona kehidupanmu dan kehidupanku, serta kehidupan orang-orang yang kita sayangi diantara kita, Ayah, Ibu, Kakak, Adik, Paman, Bibi, dan lain-lain..

Dik Itna,…! pada 22 Desember 2012 Lalu, kembali terurai kata-kata maaf dariku, karena aku tak hadir dalam acara akad nikah dan resepsi pernikahanmu. Seharusnya ku berada disampingmu saat kalian berdua melangsungkan akad nikah dan menyaksikan saat cincin emas dimasukan kejari manismu, agar aku dapat melihat kebahagianmu pada saat itu. Seharusnya aku juga berada disampingmu tuk menemani kalian duduk bersanding di atas pelaminan, agar aku juga dapat melihat senyum bahagiamu duduk diatas pelaminan yang berpayung kuning.. Namun kehendak Allah tak sama dengan kehendak ku, mungkin Allah punya rencana lain buat diriku ini. Dan kini, jejak-jejak itu telah tertulis, walau tak seberapa yang dapat tertulis, karena masih banyak jejak-jejak yang berserakan disagala arah dan penjuru lembaran-lembaran hidup kita berdua..

Tak banyak kata-kata yang kurangkai ataupun hal istimewa yang ingin ku urai untukmu, walau aku tahu, hal ini mungkin tidak berarti apa-apa bagimu. Yang jelas kini kau telah menyempurnakan dari agamamu dengan mengikuti sunnah rasulmu. Daku hanya ingin menitip harapan kecil untukmu, dengan meletakannya diatas bahumu kananmu. Patuhilah perintah suamimu selagi itu tidak bertentangan dengan agama, Buatlah Ia bahagia sebagai pelepas letih dan dahaganya dalam mencari nafkah, Jagalah kehormatanmu ketika suamimu tidak berada dirumah, dan jagalah harta suamimu ketika Ia sedang berpergian, Ingatlah Robb selalu kita kau dalam keadaan senang dan susah, tunaikan kewajibanmu pada siapa kau diwajibkan, karena hanya hal demikian yang akan menghantarkamu kepintu shorga dalam barisan-barisan Istri yang sholeha…

Ya Allah ya robbi, Berilah kesehatan lahir dan bathin pada adik ku Itnawati dan suami yang Ia sayangi, limpahkan rizki-Mu yang halal dan baik, serta berilah ketentraman dalam rumah tangga mereka. Jadikanlah mereka pasangan yang tetap bersama di dunia dan akhirat… Ya Robbi ‘Izzah, Berikanlah mereka keturunan yang dapat memberikan cahaya dalam kegelapan, yang dapat menjadi tongkat di jalan yang licin, serta dapat menegakan ‘Amar Ma’ruf  dan Nahi Munkar, yaitu putra-puti yang solih dan solihah…Aamiin Ya Robb……

Pada Abangku, Bang Firdaus, Daku titip adik ku itu, jagalah Ia dengan baik, perlakukan Ia dengan hati lembut, dan ingatkan ketika Ia salah dan khilaf. Hanya itu pintaku pada abang, dan pada adik. Terlebih-lebih pintaku pada Ilahi Ribbi…

بَرَكَ اللهٌ لًــكُمَا وَبَرَكَ عَلـْــيكُمَــا وَجَمَعَ بَيــْـــنَكٌمــَــا فِ اْلخَيـْــرِ.. انــشا ألله.. أَمِيْــنَ يَا رَبَّ اْلعَـــلَمِـيْــنَ

Wassalam,

,,,,,, لـَسْـــكَرْ جَرْلِــيْـسْ اَلمَــرْبَوِّى ,,,,,

,,,,,Laskar Charles Al Marbawy,,,,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s